Sabtu, 23 November 2019

PESERTADIDIK TPA TAMAN PINTAR MENGURUTKAN DAN MENGELOMPOKAN SEDOTAN SESUAI DENGAN WARNA

kbtpa tamanpintar     02.01    
tpatamanpintar.blogspot.com, Kudus, Sabtu 23 November 2019 TPA Taman Pintar mengadakan kegiatan pembelajaran ketrampilan dalam mengurutkan dan mengelompokan sedotan sesuai dengan warna. Kegiatan ini membikin anak senang mengurutkan sesuatu dan mengelompokkan. Apa manfaat bermain keduanya bagi anak?

1. MENGELOMPOKKAN SESUATU
 
Anak mampu mengelompokkan sesuatu, entah benda, warna, bentuk, maupun ukuran. Manfaatnya, anak terlatih untuk bisa berpikir secara logis.
 
STIMULASI MENGELOMPOKKAN SESUATU:
Stimulasi Mengelompokkan Sesuatu Dengan Menciptakan Permainan Yang Dapat Mengasah Kemampuan Kognitif Dalam Hal Pengelompokan Ini. Umpama, Mengajak Anak Mengumpulkan Mainan Yang Dimilikinya Berdasarkan Persamaan Warna, Atau Mengumpulkan Benda-Benda Yang Ada Di Rumah Berdasarkan Ukuran Tertentu. Bila Hal Ini Sering Kita Lakukan Pada Anak, Maka Semakin Lama Anak Semakin Mampu Melakukan Pengelompokan Ke Tingkat Yang Lebih Tinggi, Semisal Mengelompokkan Atas Dasar Dua Hingga Tiga Dimensi. Contoh, Mengelompokkan Berdasarkan Bentuk Dan Warna Sekaligus (2 Dimensi).

 
2. MENGURUTKAN SESUATU
 
Anak mampu mengurutkan sesuatu atau menyusun menurut rangkaian atau urutan tertentu (sequence). Permainan yang menunjang hal ini, contohnya bermain menyusun menara gelang. Tahap perkembangan kognitif ini bila diasah dengan baik akan menghasilkan sistematika logika berpikir yang baik.

STIMULASI MENGURUTKAN SESUATU:

Ajak anak mengurutkan sesuatu sesuai yang kita contohkan. Misal, kita mengurutkan kubus, segitiga, lingkaran, silinder, lalu minta anak melanjutkan urutan tersebut dengan pola yang sama. Intinya, buatlah permainan mengelompokkan benda berdasarkan urutan besar ke kecil, kecil ke besar, urutan warna, urutan bentuk, dan lainnya. Melalui stimulasi ini, kelak anak akan mampu dan mudah mengerti/memahami aturan-aturan tertentu yang akan dia temui, mudah belajar membaca (sebab kata-kata yang dibaca/ditulis terdiri atas susunan huruf dengan pola tertentu), serta mudah mencerna pelajaran yang berhubungan dengan bilangan (karena sudah diperkenalkan dengan pengertian mana yang lebih kecil, lebih besar, urutan, dan seterusnya).

Kamis, 10 Oktober 2019

PRINSIP PENDAMPINGAN ANAK DALAM PEMBELAJARAN DI BIDANG BAKAT MINAT MEWARNAI DAN MENEMPEL ADALAH PENDAMPINGANBAIK GURU MAUPUN ORANG TUA

kbtpa tamanpintar     10.52    
tpa taman pintar.blogspot.com, Kudus, Kamis 10 Oktober 2019 melanjutkan penilaian dalam bidang bakat minat dan kolase peserta didikpun terlihat aktif tentunya dalam bimbingan dan pengawasan dari bunda PAUD TPA Taman Pintar, seperti yang dilakukan ananda fathir, Al dan juga Lia.
Tentunya proses pelaksanaan KBM di sekolah dibawah bimbingan para bunda menggunakan dedikasi keilmuan akan tetapi saran bagi orang tua juga aktif ketika dirumah untuk mengikuti kegemaran anak melalui perlunya pendampingan dan tidak usah memaksa anak, ungkap bunda Ulil Alfa selaku Kepala Sekolah di TPA Taman Pintar.
Secara terperinci Bunda Ulil memberikan penjelasan perlunya pendampingan dan tidak usah memaksa;
1. Perlunya pendampingan orang tua
Mengingat akan banyaknya manfaat dari aktivitas ini, orang tua juga perlu memotivasi anak agar tidak bosan dengan aktivitas ini. Pendampingan dari orang tua akan membuat anak lebih bersemangat saat melakukan aktivitas ini. Saat anak melakukan kesalahan dalam mewarnai, orang tua bisa memberikan nasihat. Saat anak menghasilkan karya yang baik atau bisa mewarnai dengan baik, orang tua bisa memberikan pujian yang menyemangati anak.

2. Tidak perlu memaksa anak
Jangan ada unsur pemaksaan juga bila anak mulai bosan dengan aktivitas ini. Orang tua perlu memberikan contoh bagi anak dengan ikut melakukan aktivitas ini saat berada di rumah. Lakukan aktivitas ini dengan senang hati. Anak-anak yang melihat betapa nikmatnya orang tua saat melakukan aktivitas ini akan memotivasi anak untuk melakukan kegiatan mewarnai dengan senang hati pula.
 

Rabu, 09 Oktober 2019

TPA TAMAN PINTAR MENGADAKAN PENILAIAN MEWARNAI DAN MENEMPEL (KOLASE) MEMBANGKITKAN KETRAMPILAN MOTORIK MENULIS, DAN KETRAMPILAN MOTORIK KONSENTRASI PADA ANAK

kbtpa tamanpintar     10.36    

Doc. Keseriusan Mas Fathir dalam menempel

tpatamanpitar.blogspot.com, Kudus, Rabu 9 Oktober 2019 masih dalam suasana pelaksanaan penilaian ketrampilan dan kreatifitas peserta didik di TPA Taman Pintar melalui mewarnai dan menempel (KOLASE) selain penilain di centra lainnya. Kepala TPA Taman Pintar Bunda Ulil Alfa S.Pd menyimpulkan Kegiatan tersebut memiliki manfaat pada anak yang antaralain;
1. Ketrampilan motorik halus sebagai awal ketrampilan menulis

Ketrampilan motorik halus anak adalah salah satu latihan ketrampilan menulis bagi anak-anak usia dini. Dengan melakukan kegiatan mewarnai jemari anak semakin terampil. Anak-anak juga belajar tentang kerapian dan ketelitian. Untuk menghasilkan karya berwarna yang indah, anak-anak harus mewarnai dan juga menempel dengan hati-hati dan tidak boleh keluar dari garis batas gambar grafis.
2. Kegiatan mewarnai dan konsentrasi anak
 Doc. Mas Al yang terlihat santai menyelesaikan tugas
Kegiatan mewarnai dipercaya mampu melatih konsentrasi anak. Dengan aktivitas ini anak akan berusaha untuk menghasilkan suatu karya yang rapi. Agar menghasilkan karya yang indah mereka harus fokus dan konsentrasi saat mewarnai. Itulah mengapa ketrampilan anak dalam mewarnai akan berbanding lurus dengan konsentrasi anak dan ketrampilan motorik halus anak.
 Doc. Mbak Lia Juga Tak mau ketinggalan

Selasa, 03 September 2019

MURID TPA TAMAN PINTAR BERMAIN PERAN JADI GURU/BUNDA TAMAN PINTAR

kbtpa tamanpintar     15.25    

tpatamanpintar.blogspot.com.Kudus, Selasa 3 September 2019, TPA Taman Pintar Mengajarkan tanggung jawab kepada anak melalui bermain peran. Dimana bermain peran bukanlah permainan tanpa makna, namun justru penting bagi perkembangan emosional, mental, intelektual, bahkan fisik anak. Nah, di bawah ini ada beberapa manfaat dari bermain peran yang perlu diketahui:

1. Membangun kepercayaan diri
 
Dengan berpura-pura menjadi apapun yang anak inginkan, misalnya putri atau superhero, dapat membuat anak dapat “merasakan” sensasi menjadi karakter-karakter tadi sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dirinya.
 
2. Mengembangkan kemampuan bahasa
Saat bermain peran, anak pastinya akan berbicara seperti karakter atau orang yang diperankannya. Hal ini dapat memperluas kosakata anak dan melatihnya berpidato. Sering mengulangi dialog yang biasa ia dengar dari sebuah adegan dapat membuat anak lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri.
 
3. Meningkatkan kreativitas dan akal
Saat bermain peran, kreativitas anak akan terbawa keluar, sehingga anak menjadi banyak akal saat mencoba membangun dunia impiannya. Misalnya, kardus-kardus dibuat menjadi istana, bayangan-bayangan dari jari-jarinya yang bermain menjadi bentuk hewan, dan sebagainya.
 
4. Membuka kesempatan untuk memecahkan masalah
Pada situasi tertentu saat bermain peran, pikiran anak akan terlatih untuk menemukan solusi jika ada masalah terjadi. Misalnya, ketika boneka bayinya ditidurkan, anak akan menyadari bahwa bayi butuh selimut untuk tetap hangat. Denga memecahkan msalah saat bermain dapat membantu membangun kepercayaan diri anak saat nantinya harus mengatasi masalah di kehidupan nyata.
 
5. Membangun kemampuan sosial dan empati
Dalam bermain peran, anak sedang menempatkan dirinya dalam pengalaman menjadi orang lain. Menghidupkan kembali sebuah adegan bisa membantu dia menghargai perasaan orang lain sehingga dapat membantunya mengembangkan empati. Selain itu, karena bermain peran lebih menyenangkan dilakukan bersama teman, anak dapat belajar berkomunikasi, bergiliran, dan berbagi peralatan atau mainan bersama temannya.
 
6. Memberi mereka pandangan positif
Anak-anak memiliki imajinasi yang tidak terbatas. Bermain peran dapat membantu anak bermimpi dan berusaha mencapai mimpi dan cita-citanya.

Senin, 02 September 2019

TPA TAMAN PINTAR BERMAIN DENGAN GUNTING & TEMPEL

kbtpa tamanpintar     15.07    


tpatamanpintar.blogspot.com.Kudus, Senin 2 September 2019 TPA Taman Pintar Mengenalkan bentuk dan ukuran kepada anak didik,  seperti kotak, lingkaran, persegi panjang, segitiga, atau layang-layang bisa dilakukan anak saat ia menggunting dan menempel aneka pola bentuk yang Anda buat di kertas stiker. Ketika anak menempel, sebutkan bentuk-bentuk itu sambil menunjukkan padanannya dengan benda-benda di dekat anak. Misalnya bentuk lingkaran seperti bentuk meja di ruang tamu. Bentuk kotak seperti bentuk permukaan meja makan.

Melatih presisi, ketika anak menggunting dengan mengikuti garis atau garis putus-putus.  Kemampuan anak menggunting tepat di garis akan sangat membantu balita melakukan segala sesuatu dengan tepat. Ini berarti otak bagian kiri mendapat rangsang.

Melatih kesabaran dan ketekunan saat anak menggunting bentuk-bentuk dan menempel dengan rapi. Jika si kecil tidak sabar atau tergesa-gesa, hasil guntingannya takkan rapi bahkan mungkin kertas yang sedang digunting menjadi robek.

Melatih koordinasi tangan dan mata merupakan tuntutan utama dalam kegiatan menggunting. Dalam aktivitas ini pandangan mata anak harus mengikuti gerakan tangan yang sedang memegang gunting agar hasil guntingannya rapi. Selain itu, menggunting dapat mendorong anak untuk menggunakan kordinasi bilateral. Yaitu dua tangan, yang masing-masing melakukan gerakan yang berbeda pada waktu yang bersamaan. Saat tangan kanan menggunting, tangan kiri memegang kertas. Koordinasi bilateral ini penting untuk merangsang kedua belahan otak.

Mengasah kreativitas. Jangan kaget bila tiba-tiba ia berkata, “Bunda, ini aku membuat kelinci dan yang ini wortel,” sambil menempelnya di kertas. Meski bentuk guntingannya hanya segitiga tidak beraturan, tapi hasil keseluruhannya bisa membuat Anda takjub. Dari guntingan kertas warna-warna, Anda bisa melihat hasil kreasi, imajinasi, dan ekspresinya.

Melatih motorik halus. Kegiatan membuka dan menutup gunting serta membuka perekat lalu menempelkan di tempat yang sudah ditentukan, membuat jari-jemari anak menjadi lebih terlatih, begitu juga dengan otot-otot tangannya. Kekuatan otot jemari sangat membantu balita untuk belajar menulis, menggambar, atau memegang sesuatu.

Meningkatkan kepercayaan diri. Cobalah minta tolong balita membantu Anda menggunting dan menempelkan selotip saat Anda membungkus kado. Pasti sianak sangat senang dan bangga karena bisa membantu Anda. Rasa percaya dirinya tumbuh karena merasa dibutuhkan. Sering-seringlah minta bantuan anak untuk menggunting tali, menggunting kemasan makanan kecil atau merekatkan sesuatu dengan lem.   

Aman Bermain Gunting dan Tempel

Kamis, 29 Agustus 2019

TPA TAMAN PINTAR BERMAIN DENGAN WARNA DAN CAP

kbtpa tamanpintar     14.58    

tpatamanpintar.blogspot.com. Kudus, 29 Agustus 2019 TPA Taman Pintar melaksanakan KBM dengan materi mengecap dan bermain mengecat dengan menggunakan bahan alam antara lain berupa batang pepaya buah belimbing, oyong, irisan wortel, irisan kol, kentang dan daun-daunan sangat menarik bagi anak selain itu media bahan alam tidak berbahaya bagi anak, murah dan tidak mengandung bahan kimia apapun. 

Walaupun demikian anak tetap perlu pendampingan orang tua ketika bermain mengecap di rumah saat menggunakan bahan-bahan dari alam khususnya dari tumbuh-tumbuhan, karena pada tumbuhan tertentu menimbulkan efek gatal, pedas bahkan bisa iritasi. Mengenalkan anak pada alam sekitar serta memanfaatkan bahan sisa untuk pembelajaran, bereksperimen, anak menjadi lebih terampil dan kreatif, anak-anak akan belajar untuk menghargai alam dan kelak mampu menjaga kelestarian alam.

Peran guru di sekolah adalah menyediakan media pembelajaran yang aman, bagi anak dan menarik minat anak, menunjukkan cara menggunakan alat bermain, membimbing anak yang belum menguasai cara mengecap dan memotivasi anak untuk dapat menggunakan media dari bahan alam yang telah disediakan. Belajar pada anak usia dini akan efektif dengan suasana bermain yang menyenangkan, anak diberi kesempatan untuk banyak mencoba dan berinovasi dengan bahan alam dalam kegiatan mengecap. 

Melalui bermain mengecap yang asik anak belajar berkomunikasi dengan temannya, belajar berbagi, mentaati peraturan belajar kerapihan, ketelitian, memperoleh pengetahuan baru, memperluas keahlian berfikir serta meningkatkan kreativitas imajinasi mereka. Para guru mendorong anak-anak untuk memecahkan masalahnya. Seorang anak yang mencampur warna saat mengecap akan terlibat dalam percakapan dengan temannya dan dia menemukan pengetahuan baru, cara mengecap yang baru dan mengajak teman-temannya untuk mengikutinya.

Kegiatan mengecap dengan bahan-bahan dari alam sekitar merupakan salah satu media eksplorasi dan ekspresi yang menyenangkan, anak menjadi lebih kreati, anak-anak senang bereksperimen dengan bahan dan alat yang beragam serta akan mencoba semua dan teknik baru dengan lebih antusias. 

Saat anak selesai mengecap, anak akan menceritakan hasil mengecapnya dengan gembira. Dengan demikian selain semakin kreatif kegiatan mengecap dapat berfungsi pula sebagai media komunikasi yang menyenangkan. Anak-anak akan mendapatkan kepuasan batin. Dari hasil karya yang telah dibuatnya, membantu mereka menjadi pribadi yang optimis, percaya diri, kreatif, periang dan berani mencoba hal baru.

About us

TPA Taman Pintar bersama KB Taman Pintar dibawah Lembaga Maestro Kudus. Beralamat Ds. Medini Rt.04 Rw.IV Kec. Undaan Kab. Kudus Pos. 59372. salmanaswa.tpakbtamanpintar@gmail.com

Hubungi


081 391 162 456



Link Mitra

LPK MAESTRO
KB Taman Pintar
MA Darul Hikam
MI Darul Hikam
SMP 2 Undaan
Liputan Undaan
Seputar Metro

Category

LEMBAGA



© 2018 TPA TAMAN PINTAR MEDINI KUDUS. Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.